Apa Alasan Anda memilih sekolah Dasar untuk putra-putri tercinta?
Memilih sekolah dasar yang cocok memang tidak sesulit seperti memilih perguruan tinggi misalnya, tapi bisa jadi sebetulnya sekolah dasar adalah pilar awal yang berperan paling signifikan pada pertumbuhan anak kelak. Bener nggak ya?
Tapi ada juga yang berpikiran, “ah pilih sekolah dasar mah dimana saja, wong baru SD. Nanti yang penting itu waktu mau masuk smp atau sma!”. Nah padahal kan, kalau jenjang yang lebih tinggi dari sekolah dasar itu begitu penting, seharusnya pondasi awalnya justru lebih penting bukan?
Bagi yang sudah menyiapkan dana pendidikan memadai, barangkali tidak terlalu sulit menentukan dimana sekolah dasar putra-putrinya nanti. Sekolah dasar berkelas sudah banyak ditawarkan dengan beragam fasilitas dan keunggulan. Tapi bagi yang dananya seadanya? Yaa harus pandai-pandai memilih, dimana sekolah dasar yang pas namun cukup berkualitas.
Sabtu lalu bersama anak istri saya keliling mencari informasi sekolah dasar untuk Zia nanti. Sekolah Dasar Negeri masih menjadi favorit kami. Maka meluncurlah kami ke beberapa sekolah dasar negeri yang ada. Salah satu yang kami tanyakan adalah, berapa jumlah siswa per kelas di sekolah ini?
Satu sekolah menjawab 50 , sekolah lainnya 45. ..hhmmm rasanya kok banyak sekali. Terbayang ingatan sewaktu kuliah dulu. Betapa gaduhnya!
Lalu kami lanjutkan ke sekolah dasar di sebuah komplek perumahan. Sekolahnya cukup bagus, fasilitas cukup memadai, prestasi banyak sekali ( terpampang dari thropy yang dipajang), dan suasana lingkungan sekolah yang kondisif (jauh dari jalan raya jadi tidak bising dan bebas polusi.).
Kembali kami tanyakan,”Berapa jumlah siswa per kelas di sekolah ini?”, jawabnya,”20 pak, maksimal 25”. .. Ahaa!!! Ini dia yang kami cari. Dengan biaya pendaftaran yang relative masih jauh dibawah sekolah “unggulan”, maka kami daftarkan Zia untuk bersekolah disini. Mudah-mudahan pilihan kami tepat, dan Zia bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya secara maksimal disini.
Begitulah rekan-rekan, salah satu alasan kami memilih sekolah dasar.
Bagaimana dengan Anda?
-------------------------------------------------------------
"Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Personal Blog Mascayo.Com | Segala kebaikan hanya MilikNya dan keburukan lahir dari segala kekurangan saya. Mohon dimaafkan bila ada yang kurang berkenan.
DV :
Wah, Zia sudah masuk SD? Begitu cepat waktu berlalu
.-= DV´s last blog ..Bagaimana kelak Tuhan memelihara anak-cucu kita? =-.
[Reply]
ozi Reply:
November 8th, 2010 at 10:39 am
menerima kursus privat DRUM, BASS DAN GITAR KLASIK UNTUK PEMULA
Guru datang ke rumah, untuk daerah bandung dan sekitarnya.
Hub : 022-91204191 ( tidak sms)
[Reply]
marsudiyanto :
Kalau saya pilih yg deket rumah Mas…
Baru setelah SMP pilih2.
Alhamdulillah yg besar sudah kerja, yg kecil kuliah semester 4
.-= marsudiyanto´s last blog ..Tata Ruang =-.
[Reply]
Arham :
Wah bagus dong paramternya. kemudahan menyerap ilmu akan lebih baik kalau siswanya sedikit. btw selamat masuk SD yah
[Reply]
genthokelir :
betul juga perlu beberapa poin sebagai acuan….. wah sudah SD nih
salamkangen dulu mas aku lama nggak blogwalking dan silaturahmi…
.-= genthokelir´s last blog ..Goa Seplawan =-.
[Reply]
Ifoell :
Kebetulan belum berumah tangga.. hehehe..
nti kalo dah punya anak ntar balik lagi ke sini.. hahayyyy..
apa kabar sobat…???? met week end….
.-= Ifoell´s last blog ..TIPS BERHENTI MEROKOK =-.
[Reply]
andipeace :
kupasan pengalaman yang bermanfaat buat saya untuk sebagai sample..
salam adem ayem
.-= andipeace´s last blog ..Cara Membuat Background Pada Out Put Folder =-.
[Reply]
Mahkluk Paling Aneh di Dunia :
Lha memangnya terus ke Perguruan Tinggi…..
[Reply]
sawali tuhusetya :
betul sekali, mascayo, memilih jenjang sekolah yang tepat utk anak memang perlu dimulai sejak sd, bahkan tk. sekarang ini banyak bermunculan sekolah dengan jumlah rombel (rombongan belajar) yang bejibun jumlahnya, sehingga anak2 ndak optimal dilayani.
.-= sawali tuhusetya´s last blog ..Blog dan Jejaring Sosial sebagai Pilar ke-5 Demokrasi =-.
[Reply]
satu kata :
wah benar sekali bos
semoga putra bos bisa menjadi anak yg baik
[Reply]
Permana Jayanta :
Lama ga mampir ternyata sudah masuk SD nih anaknya. Saya setuju sekali bahwa justru memilih SD yang sebenarnya sangat penting. Kalau nanti punya anak, rencana saya sekolahkan di SD saya dulu karena terbukti bagus
tapi lihat-lihat jumlah siswanya juga
Btw, thx sharingnya, walau belum punya anak (nikah aja belum) tapi sangat bermanfaat buat wawasan saya.
.-= Permana Jayanta´s last blog ..4 alasan google menghiraukan anchor text pada link =-.
[Reply]
kampret :
waaa..udah lama banget ndak maen kesini
kl aku sih blm bs milih mas, soale blm punya buntut ahaha..
terus, berkwalitas tp ndak mahal2 ya (^^,)
tp kl untuk SD, saya pengennya deket2 rumah, per kelas ndak terlalu banyak anak2nya biar mudah dipantau sm guru2nya
[Reply]
nh18 :
Mas Cayo …
Apa kabar pak ?
Menurut saya ada tiga hal yang kami pertimbangkan ketika memilih sekolah … (ini BUKAN berdasarkan prioritas)
#1. Jarak dengan rumah …
(ini penting mengingat kami tidak bisa selalu mengantar / menjemput anak-anak …) LIngkungan sekitar sekolah juga penting untuk kami perhatikan.
#2. Fasilitas …
Yang ini juga menurut saya penting …
Fasilitas yang lengkap … entah itu intra maupun ekstra kurikuler menjadi bahan pertimbangan
#3. Kualitas Lulusannya …
Berapa banyak yang diterima di sekolah lanjutan yang bagus … NEM rata-rata dan yang sejenisnya …
Pada dasarnya itu pak yang kami perhatikan …
Dan satu lagi … (tapi ini rahasia ya Pak …) …
Yaitu … perhatikan wajah Guru-guru yang ada disana … Bagaimana suasana mukanya … Sumringah ? Berkerut ? Galau ? Lelah ???
Kalau wajahnya selalu tampak SUMRINGAH … maka pilihlah sekolah itu …
Artinya sekolah tersebut memberikan “yang terbaik” untuk Tenaga Pengajarnya … sehingga para Guru semangat memberikan yang terbaik juga untuk anak-anak …
Salam saya Mas Cayo
(wah … panjang nih …)
(ndak papa ya mas …)
Hawong baru datang kesini lagi … kangen jeh …
(halah alasan …)
Salam saya
.-= nh18´s last blog ..SENIMAN SERBA BISA =-.
[Reply]