Apakah perempuan harus bisa masak?
Apakah perempuan harus bisa masak?
Sewaktu mencari calon istri tempo hari dulu, kriteria pandai memasak sama sekali tidak terbayangkan. Mungkin dalam pikiran bawah sadar saya waktu itu, semua perempuan pastilah bisa memasak. Dan buktinya meskipun calon istri tempo hari tidak saya tanya dulu, “bisa masak nggak?” , toh ternyata ia pandai memasak.Setidaknya bisa dan lidah saya bisa menerima. Apalagi tahu tempe atau ayam bacem nya … hoowalah uwenaks tenan!
… psst!!! … apa ini cuma kebetulan saja yaa?
Mungkin saja iya, bisa jadi iya, dan huhuhu .. ternyata memang iya, ternyata tidak semua perempuan bisa memasak.
At least begitulah sementara pandangan “tidak semua perempuan bisa memasak” itu, secara kebetulan mbaknya zia yang baru ndak bisa masak.
“Aduh, hihihi … maaf ya bu, gorengannya gosong semua. Wah .. nanti ngga bisa membahagiakan suami nih”, begitu centilannya waktu menggoreng tape minggu kemarin. Meskipun ngga gosong-gosong amat sih … masih enak lah untuk menemani waktu sore hari dikala hujan turun berderai membasahi bumi. Tapi Nah lho! … sadar juga kan, kalau ngga bisa masak, gimana mau bisa membahagiakan suami kelak?!
Singkat cerita bagi saya perempuan tetap harus bisa masak, meskipun zaman boleh dibilang sudah berganti, boleh dibilang sekarang jamannya informasi, teknologi dan emansipasi. Tetap saat kembali mencari harmonisasi, maka perempuan sebaiknya bisa memasak.
“Alangkah baiknya bila memasak bukan hanya bisa memasak nasi tapi tentu lengkap dengan lauk pauk dan sayur mayur bergizi plus ditambah pintar mengaji.”
Bagaimana menurut anda?
“Mas nasinya sudah mateng, sarapan dulu” ,… ya ya ya .. sebentar tak matikan dulu komputernya!”
-------------------------------------------------------------
"Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Personal Blog Mascayo.Com | Segala kebaikan hanya MilikNya dan keburukan lahir dari segala kekurangan saya. Mohon dimaafkan bila ada yang kurang berkenan.
BanpolOtak :
harus mas,pak,bos,bro mascay….
klo ga bisa masak gimana bisa jd istri….
masa iya jajan trus diluar atau makan’y numpang dirumah mertua…hahahahaha
—–
BanpolOtaks last blog post..Provider Internet
[Reply]
aR_eRos :
wah bener tu, istri mesti pinter2 masak. se-lezat2nya masakan restoran masih lebih ni lezat hasil karya istri *benar ndak ya*.
yang lebih pasti itu karena kita bakal lebih sering makan di rumah dari pada di restoran, warung makan dst. solusi terbaik adalah menikah sama koki, beuuh dijamin kerasan dirumah hehehe.
—–
aR_eRoss last blog post..Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Info Center
[Reply]
marsudiyanto :
Istri Saya bisa masak apa enggak ya…
Mari kita bertanya pada kita sendiri, sudah jadi penilai tukang masak yang baikkah kita?
Jangan2 kitanya yang malah nggak bisa menilai masakan…
—–
[Reply]
DV :
Saya agak berbeda.
Bagi saya, saya memperistri istri bukan karena dia pintar atau bodoh memasak
Ia adalah pribadi yang saya cintai apa adanya
Kalau saya memang mencintai wanita tukang masak, tentu saya sudah mbojo koki di hotel.
(pengennya demikian tapi ternyata koki hotel kebanyakan pria dan saya adalah lelaki normal ahahah)
Tulisan yang menarik.. menarik untuk dikomentari
——-
DVs last blog post..Persoalan Pagi
[Reply]
sippa :
Aku gak bisa masak
——
[Reply]
preme :
hmmm yaa setuju-setuju saja sih mas, memang kudu bisa masak!
btw kok jadi gelap begini yah hehehe
—–
[Reply]
yumaima :
Kalo ga salah ada yang pernah bilang kriteria istri idaman…tiga diantaranya…wajah terawat,badannya sehat, mazakannya lezat…nah masih ada lg 2 tapi ogah ahhh nulisnya disini …..pamali bukan adult dot com…huaaaaaaaaaaaaa ngacirrrrrrrrrrr
——
yumaimas last blog post..Ten Things I Hate The Most
[Reply]
upik :
Ikut orangtua jaman dulu aja… laki-laki akan nyaman kalau isi perutnya penuh… he5x
Ya setidaknya perempuan harus bisa masak meskipun yang bersifat dasar.. dan terpenting adalah MAU BELAJAR MASAK.. Itu saja..
Ngomong2 aku dah add linknya lho mas… Stttt…
—–
upiks last blog post..Prameks, penuh cerita..
[Reply]
Fuad :
moga saya dapat bini yang bisa masak, amin
—–
Fuads last blog post..Insiden Busway Transjakarta Harmoni
[Reply]
Ikkyu_san :
masak itu ngga susah kok
siapa saja harus bisa masak, terlepas dari dia pria atau wanita.
EM
——
Ikkyu_sans last blog post..Hari ke 4 – Grand Indonesia n others
[Reply]
zoel :
harus dunk
—-
zoels last blog post..Commentluv Bisa di Blogspot
[Reply]
abang :
Abang aja yang laki pinter masak mas, tapi masak indomie doang hue he he
—–
abangs last blog post..WANs & Routers
[Reply]
ciput mardianto :
klo entar nyari bini, yang pinter masak kali ya, biar bisa makan enak sehabis kerja!
—–
ciput mardiantos last blog post..Lagu Favorit
[Reply]
Narmadi :
Menurut saya Masak adalah hal sederhana namun memiliki porsi yang sangat penting dalam membangun rumah tangga…wekekek
Narmadis last blog post..Membangun Bisnis Sambil Ngeblog
[Reply]
achmad sholeh :
Setuju mas, karena kalau yang memasak orang terdekat kita rasanya jauh lebih enak dalam menikmatinya
[Reply]
sawali tuhusetya :
ketika isu kesetaraan gender diangkat ke permukaan, konon peran perempuan tak melulu mengurusi sumur, dapur, dan kasur saja, mascayo, tapi juga bisa merambah ke sektor publik. ini artinya, memasak bisa juga dilakukan oleh kaum laki2. tapi, bagi saya, memasak masih perlu dijadikan sebagai salah satu ikon gender yang melekat pada kaum perempuan.
[Reply]
ernalilis :
Ya kalo cuma “bisa masak”.. ya “harus bisa masak” dong Mas..
Tapi kalo mau istri pinter masak.. kawin aja sama chef..
ernaliliss last blog post..Ehmmm Sariawan Lagi Aaahh…..!
[Reply]
galih :
perempuan pasti bisa masak kok..
walaupun cuma masak aer ataupun masak mie…kan yang penting masak…
heheheheh
galihs last blog post..Saya di Palcomtech
[Reply]
harianku :
saya bisanya masak air mas..
hariankus last blog post..Waspada pendarahan disaat kehamilan
[Reply]
Jamal eL Ahdi :
Masak … ga bisa masak …
jadi gimana dunk ? sebagai lelaki pengen istrinya bisa masak , kalau tiap hari beli di warung …uhf mending kawin ma yg punya warung hehehhe ..ini soal tangan … rasanya seperti apapun jika istri yg masak rasanya “enak”.
[Reply]
Permana Jayanta :
Hmm, sebaiknya sih istri itu bisa memasak …
Permana Jayantas last blog post..Browsing nyaman tanpa iklan
[Reply]
Ardy Pratama :
biar gmnapun mnrt sya istri shrusx bsa mmsak… mskan istri lbih enak drpda mskan dluar kq.. Wlpun gsong2 dkit, suami psti sng bgt klo dmsakin…
(sok tw bgt sya, pdhal kwin aj blum! wkwkwkwk..)
Ardy Pratamas last blog post..Hosting si ‘Beruang’, murah meriah…
[Reply]
joe :
Menurut aku tidak harus, memasak adalah masalah hobby. Laki-laki ada juga yang bisa memasak…
joes last blog post..Pemilu, Sebuah Pesta Demokrasi Semu
[Reply]
edratna :
Saya nggak bisa masak, dan andaikata calon suami menanyakan apakah saya suka memasak…pasti langsung saya tinggal…hehehe. Bagi saya soal memasak bukan urusan perempuan, saya memilih suami karena dia menghargai saya untuk patner dalam berumah tangga dan saling menghormati.
Kenyataannya saya bisa memasak yang sederhana, tapi tetap alergi kalau ada yang nanya bisa memasak….hehehe.Si bungsu (cewek), pacarnya lebih pintar masak, dan sekarang si bungsu ketularan “agak suka” di dapur…..
edratnas last blog post..Secangkir cappuccino
[Reply]
utaminingtyazzzz :
aduh, saya ga bisa masak niiiih, hehehehe.. tapi paling enggak kalo lagi deket sama seseorang saya selalu bilang kalo ga bisa masak. so far, ga masalah sih
utaminingtyazzzzs last blog post..Mendidik Si Kecil
[Reply]
Maya :
Abisnya saya sibuk jadi penyuluh pertanian mas, gak sempat belajar masak… (hehe cari-cari alasan
)
[Reply]
Deddy Huang :
Sekarang khan udah ada cowok yang bisa masak
[Reply]
tukangobatbersahaja :
bukankah laki-laki dan perempuan harus bisa masak…
tukangobatbersahajas last blog post..Viagra Cialis Online
[Reply]
erwin :
pada dasarnya semua istri bisa masak,cuma kadang kurang garam, kurang bumbu, dan radak aneh, dengan cinta suami memakannya…*ma..beliin krupuk donk dan akirnya rasanya jadi enak*
[Reply]
Daniel Mahendra :
Mungkin bisa masak tak praktis mesti harus selalu masak atau masak tiap hari. Tidak mutlak demikian.
Tapi, tentu senang bila bisa makan masakan istri. Lha wong aku suka masak, masa’ cari istri yang nggak bisa masak? He-he. (Waduh ntar kuwalat lagi! Hihihi…)
Daniel Mahendras last blog post..Pangeran Berkuda dan Putri di Menara
[Reply]
Heryan Tony :
Iya, tergantung kebutuhan saya kang. Sebaiknya bisa aja deh
[Reply]