Punya anak di rentang usia yang “sedang lucu-lucunya” memang menyenangkan. Gerak-geriknya, celotehannya, selalu menggemaskan, bahkan dalam keadaan diam dan atau tertidur sekalipun. Dan begitulah Jenderal kecil kami …. Dzulfiqar.
Baa .. baaa… baaa … celotehnya setiap melihat bola. Biii.. biii… biii ... teriaknya ketika melihat mobil. Maa ..uuuuu , Maa ..uuuu … setiapkali muncul seleranya untuk ikut mencicipi makanan yang ia temukan. Dan satu yang pasti selalu ia teriakan dengan tak sabar manakala jumpa mamanya sepulang kerja adalah … nee..nen , nee..nen
Yah, punya anak di rentang usia yang sedang lucu-lucunya memang menyenangkan. Barangkali inilah obat paling tokcer untuk menghilangkan segala pusing kepala, apapun penyebabnya.
“Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah mengamanahkan harta tak ternilai harganya. Semoga Kami mampu mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Amin”
Alluww … alluww …
*ada yang bisa mengira, sedang nelpon siapa ya dia?

