Rahasia bekerja di Perusahaan Jepang

Category : catatan kulipabrik
Rahasia bekerja di Perusahaan Jepangby cahyo mulyonoon.Rahasia bekerja di Perusahaan Jepang“Rahasia bekerja di Perusahaan Jepang?” Hehehe .. judulnya dah kayak mau jualan ebook ya? Pake acara rahasia- rahasia-an segala. Padahal aslinya ngga ada yang rahasia, apalagi mengkhususkan hanya pada perusahaan tertentu saja. Ini cuma pengalaman pribadi, dari asumsi pribadi pula. Jadi sangat tidak objektif dan seratus persen ngawur! Hehehe .. Bekerja di manapun saja, mau […]

“Rahasia bekerja di Perusahaan Jepang?”

Hehehe .. judulnya dah kayak mau jualan ebook ya? Pake acara rahasia- rahasia-an segala. Padahal aslinya ngga ada yang rahasia, apalagi mengkhususkan hanya pada perusahaan tertentu saja. Ini cuma pengalaman pribadi, dari asumsi pribadi pula. Jadi sangat tidak objektif dan seratus persen ngawur! Hehehe ..

Bekerja di manapun saja, mau bekerja di perusahaan Jepang kek, perusahaan Amerika kek, atau di perusahaan si mbah buyut sekalipun, ada satu hal yang sebaiknya dijadikan pegangan. Dan dari pengalaman saya yang secuil ini , yang kebetulan bekerja di perusahaa Jepang (PMA Jepang), point yang satu ini menjadi sebuah prinsip yang saya berusaha untuk terus saya ingat. Apakah gerangan itu?

Be gentle!

Hehehe .. kesannya gimanaa gitu. :)

Maksud sederhananya sih, manakala melakukan kesalahan garis miring kekeliruan, maka akan jauh lebih baik bila secara gentle berani mengakui nya, tentu disertai dengan alasan yang jelas apa adanya.

Bicara berputar-putar berusaha mencari alasan pembenar, malah akan semakin mengurangi kredibilitas diri sendiri. Ujung-ujungnya, yaa ngga dipercaya lagi. Dan kalau sudah begitu … yaa cape deh! :)

Jadi ceritanya tempo hari saya melakukan kekeliruan hitungan parameter untuk sebuah kondisi test yang direncanakan. Meskipun test itu sendiri berjalan lancar, tapi tentu saja tidak sempurna karena target kondisi sedikit meleset dari yang seharusnya.

“This is a very important Test.
Please, Do not make any mistake again. Never!”

… Yes sir, I’m really sorry. (gile gue sambil cengengesan hehehe …)

Anda punya pengalaman serupa?

Related Posts

25 Responses

  1. Ikkyu_sanMay 9, 2009 at 10:29 amReply

    BENER sekali mascayo.

    Orang Jepang akan lebih suka kita bilang GOMENNASAI dulu,
    daripada langsung bilang, Itu bukan salah saya, saya udah minta si ini kok…. tapi saya sudah bikin yang bener kok… tadi ngga begini kok bla bla bla.

    Dan orang Indonesia jeleknya SULIT minta maaf, biarpun itu kesalahan dia sebetulnya.

    EM

    Ikkyu_sans last blog post..Pengalaman Demokrasi -2-

  2. Heryan TonyMay 9, 2009 at 12:49 pmReply

    Tipnya mantep…
    Kejujuran berlaku di mana-mana.

  3. MasnurMay 9, 2009 at 2:50 pmReply

    Capeknya kalau nemuin type boss yg nggak mau tahu, sukanya marah2 melulu, terpaksa deh harus cari alasan pembenaran, minimal nggak parah2 amat di marahinya. Tapi itu bukan pengalaman pribadiku lho Mas………

  4. Eka Situmorang - SirMay 9, 2009 at 4:47 pmReply

    Saya rasa ini berlaku di mana – mana.
    Dan saya membiasakan untuk seperti ini, soalnya tipikal bos kan kalo di jawabin malah jadi tambah panjang omelannya.
    Jadi ya akui, minta maaf, kalo ada kesempatan dijelaskan.
    Kalo enggak, ya sudah do better :)

    Eka Situmorang – Sirs last blog post..Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua

  5. ikaMay 9, 2009 at 4:57 pmReply

    tapi kayakna ndak mesti jepang aja om, dulu pas saya kerja ma orang hongkong juga gituh,, saya beberapa kali melakukan kesalahan tapi orang hong kong itu (katanya temen2 sih) lebih suka jadi atasan saya ketimbang sama rekan saya satu lagi yang ga mau ngakuin kesalahannya. padahal rekan saya itu cuman ngelakuin sekali dua kali kesalahan. sedangkan saya lebih byk kesalahan dibanding rekan saya itu, cuman saya mengakui dan lantas mengulangi report saya, jadi kayaknya emang semua bos itu lebih suka sama yang mau ngakuin kesalahan kalo emang salah dan ga usah cari2 pembenaran.. hehe

    ikas last blog post..Speedy, Committed to You..NOT

  6. Permana JayantaMay 9, 2009 at 5:19 pmReply

    klo jepang sepertinya yg menonjol adalah disiplin waktunya ya .. ?

    Permana Jayantas last blog post..Cara mendapatkan banyak Backlink Dofollow

  7. MuzdaMay 9, 2009 at 6:38 pmReply

    Iya sih, saya juga punya pengalaman serupa, walau bukan di perusahaan Jepang ..
    :)

    Kalau salah, memang seharusnya mengakui, karena pembelaan malah biasanya hanya makin memojokkan, dan jadinya malah kitanya tambah konyol dan dicap ngeyelan, kan gawat
    :D

    Muzdas last blog post..Makan Budi

  8. DVMay 9, 2009 at 7:29 pmReply

    Hehe, saya kerja jadi bawahan baru 4 bulan jadi lom pernah kayak gitu Mas :)
    Tp aku setujut, kesalahan itu wajar tp mengakui kesalahan itu lebih berat ketimbang tidak melakykan kesalahan yo :)

  9. APMay 9, 2009 at 9:01 pmReply

    Saya pernah training tentang “be a good leader”, sebenarnya kalau kita salah, memang lebih baik untuk menceritakan sejujurnya kepada atasan(Kalau bisa, sebelum atasan tau kalau kita salah) dan lebih bagus lagi, ceritakan kesalahan, akui kesalahnnya, dan beritahu kepada atasan apa yang sudah kita perbuat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

    Jadi kita laporannya bukan tentang hal hal yang bagus bagus aja, tapi laporannya tentang kesalahan kita ditambah penyesalan kita, dan juga aksi kita untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

    Tulisan yang menarik mas, :D

  10. irchamMay 9, 2009 at 9:35 pmReply

    kapan saya bisa ke jepang ya…..

    salam kenal bos….

    irchams last blog post..Apa Sebenarnya Yang Terjadi?

  11. Daniel MahendraMay 10, 2009 at 2:51 amReply

    Bukan pengalaman orang lain, melainkan pengalaman sendiri yang diceritakan, membuat kata gentle di atas sungguh mengejawantah. Mantap, Kang!

    Daniel Mahendras last blog post..Haruskah Pergi?

  12. harry seenthingMay 10, 2009 at 3:39 amReply

    makasih nih mas, jadheee tahu aku sekarang

    harry seenthings last blog post..Bank Jabar and KPK

  13. Yari NKMay 10, 2009 at 7:17 amReply

    Minta maaf sebenarnya lebih pada bentuk tanggung jawab jika seseorang berbuat salah, bukan hanya sekedar masalah ‘gentleness’ atau masalah kesopanan saja…. Itu menurut saya loh…..

    Yari NKs last blog post..Popcorn dan Kuping

  14. hildaMay 10, 2009 at 8:40 amReply

    saya pernah melakukan kesalahan, langsung mengakui kesalahan, langsung dimaafkan. Beres deh persoalan….

    hildas last blog post..Mahasiswa Kesayangan?

  15. thegandsMay 10, 2009 at 12:39 pmReply

    kalau saya bekerja di perusahaan Belanda-Malay mas.. hehehehe.. gak pernah menemukan hal yang sama

    thegandss last blog post..Flex TabNavigator Creationpolicy

  16. sawali tuhusetyaMay 10, 2009 at 1:09 pmReply

    sepertinya berani mengakui kesalahan itulah yang selama ini hilang di negeri ini, mascayo. tak hanya di dunia kerja, di dunia politik, hukum, dan dunia lain pun menampakkan gejala serupa. padahal, sejatinya sikap kesatria semacam itu bisa menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun karakter bangsa.

    sawali tuhusetyas last blog post..“Bulan Pecah” di Tanah Bahureksa

  17. reallylifeMay 10, 2009 at 2:42 pmReply

    belum pernah sich punya pengalaman serupa

    reallylifes last blog post..GOD Loves All of Us ( Tuhan Sayang Dengan Kita Semua )

  18. ngatiniMay 11, 2009 at 12:04 amReply

    nggak jadi ke jepang ah..>.<

    ngatinis last blog post..OBSESIF KOMPULSIF

  19. achoeyMay 11, 2009 at 1:30 amReply

    Wah
    saya gak kepikiran kerja di luar negeri
    di luar jawa aja ga kepikiran :D

  20. FariskhiMay 11, 2009 at 9:55 amReply

    Ada lagi rahasianya, yaitu bisa bahasa Inggirs dan Jepang. Masa kerja di perusahaan Jepang tapi kitanya pakai bahasa Jawa.

    Fariskhis last blog post..Transparansi Gambar PNG di IE 6

  21. BalisugarMay 11, 2009 at 1:53 pmReply

    Bekerja di perusahaan asing mo jepang kek mo eropa, lain daripada kerja di perusahaan indonesia mereka bener-bener disiplin, kalau di ita agak santai…..haha

    Balisugars last blog post..It’s A Wonderful World Wide Web

  22. ritaMay 11, 2009 at 6:12 pmReply

    Melamar gadis juga kudu jentel khan mas?…. Iya mas jentel-jujur memang dibutuhkan sebagai kunci menuju sukses cepat atau lambat…

  23. RavatarMay 12, 2009 at 1:48 pmReply

    Asiknya bisa kerja di perusahaan jepang. Gimana ya di perusahaan negara sendiri ??!!

    Ravatars last blog post..Hasil Akhir Perolehan Suara Nasional Pemilu Legislatif 2009

  24. AdeMay 12, 2009 at 11:07 pmReply

    Saya juga mending ngaku salah duluan daripada ketauan belakangan ma boss malah jadi ribet urusannya :mrgreen:

    Ades last blog post..Intermezzo

  25. Tutorial Komputer GratisNovember 13, 2009 at 10:42 amReply

    salam Kenal nih mas cahyo, bru sekali mampir ( gara-gara cari peluang untuk anak didik yang belajar baha jepang)
    .-= Tutorial Komputer Gratis´s last blog ..E-book Tutorial Power Point 2003 bagi pemula =-.

    —-
    salam kenal juga Mas David,
    makasih dah mampir :)

Leave a Reply