ditengah hiruk-pikuk kampanye, kelam muram bencana alam, ada sedikit serasa semilir untuk bernafas lega. Badai krisis global di tempat saya pelan-pelan mulai mereda. Meski mungkin belum seberapa, tapi tetap perlu disyukuri segala nikmat dan karuniaNya.Alhamdulillah.
-
Semilir berita bahagia ini ditandai dengan kembali naiknya “demand” dari customer, yang tentu saja menggeliatkan kembali kontinyuitas mesin-mesin produksi. Alhasil gairah kuli mendidih lagi. Bekerja ayok Bekerja! Tetap Semangat dan Terus Bekerja!
“Work and work and further work! Rest Yes, and Go back to work!”
-
Dan tak salah bila lalu pengharapan dikumandangkan. Hey! Tapi ini bukan janji-janji menyebalkan, ini pengharapan bersama yang patut diperjuangkan. Karena inilah sawah ladang garapan, tempat dimana masa depan diperjuangkan. Jadi pastikan badai krisis global itu sirna. Dan Bekerja ayok bekerja. Tetap Semangat dan Terus Bekerja! Demi kemajuan dan kesejahteraan bersama!
-
Dan mencintai pekerjaan sudahlah memang semestinya. Dari situlah hasil kerja akan terlihat rupanya: memuaskan, biasa saja, atau malah membuat kecewa. Yang jelas sesuatu yang membuat kecewa bisa jadi pertanda tak sepenuhnya cinta. Oups! Jangan Cuma pandai makan gaji buta.
-
Jadi Bekerja ayok bekerja. Tetap semangat dan terus bekerja!
Cepat atau lambat badai krisis global itu pastilah sirna!
-
*Bagaimana di tempat Anda?
