Untuk pekerjaan rumah tangga umumnya, si mbak yang ini sebetulnya sudah bagus. Bahkan lebih bagus dari si mbak sebelumnya, cuma sayang … sense of anaknya kurang. Beberapa kali saya memergoki fiqar kecil sesenggukan sendiri sementara si mbak asyik memirsa televisi. Ketika ketahuan, barulah si mbak beranjak membawa sang jenderal jalan-jalan.
Setiap orang tentu punya sense of anak, hanya kadarnya yang berbeda-beda. Sense of anak ini bisa terlihat dari bahasa tubuh yang kemudian akan diterima oleh sang anak. Semakin bagus bahasa tubuhnya semakin kecil penolakan sang anak. Dan saya memaklumi, tidak semua orang memiliki sense of anak yang tinggi.
Tapi Alhamdulillah, kerisauan saya ini mudah-mudahan tidak akan berlama-lama lagi. Sebab ada berita bagus dari kampung. Si mbak yang lama mau datang kembali. Pekerjaan rumah tangga biarlah menjadi nomor dua, sebab fiqar kecil adalah yang utama.
Warna-warni kehidupan

