Awalnya saya tidak bisa begitu saja nrima, ketika saya terpaksa harus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang saya sudah merasa yakin bukan lagi menjadi kewajiban saya. Namun sadar bahwa saya tidak mungkin menang bila saya bertahan atau memperpanjang urusan, maka saya memilih untuk “ya sudahlah”, meskipun tidak mudah. Sambil berdoa, semoga ibadah puasa saya tetap diterima Alloh Swt. Amin.
Dan cerita ini bermula ketika 4 hari lalu saya terima e-billing statement kartu pascabayar saya. Kartu pascabayar yang sudah setia menemani komunikasi saya hampir 6 tahun ini. Ya kartu ini memang sudah 6 tahun lebih. Awalnya sebagai fasilitas milik corporate tempat saya kerja dulu, tapi kemudian saya minta alihkan menjadi kartu pascabayar personal ketika saya resign. Meskipun sudah menjadi personal, saya tetap rajin membayar, ndak pernah ngemplang.
Sebetulnya saya malas-malasan mendownload dan membuka ebill itu, sebab saya sudah merasa yakin kalau bulan ini tagihan saya gak lebih dari biaya 2 atau 3x sms plus ppn. Ini karena 2 bulan belakangan ini saya sangat jarang atau bisa dibilang tidak lagi menggunakan kartu pascabayar ini. Dipake nelpon nggak, internet juga sudah nggak sama sekali, … sms paling 2 atau 3 x waktu mau cek sms banking, (berhubung nomor ini yang saya daftarkan untuk sms banking dan belum saya ganti). Intinya kartu ini sementara saya simpan di laci, sampai tabungan saya cukup untuk beli blekberi.
Tapi eladalah … keyakinan saya ternyata sama sekali tidak meyakinkan. Karena kenyataan jauh dari apa yang saya bayangkan. Dan bulan ini … Total Tagihan yang harus saya bayar adalah sebesar er pe dua ratus lima puluh satu ribu tiga ratus dua puluh lima rupiah. Oh?!
![]()
Percaya nggak percaya, saya mesti terima begitu adanya. Dan ternyata inilah yang menjadi MASALAH! Pihak provider masih membebankan tagihan Internet Unlimited pascabayar kepada saya.

Padahal saya sudah menonaktifkan layanan ini.
Berikut sekilas ingatan terbatas saya seputar pemakaian koneksi internet selama ini:
Kira-kira akhir April,
berhenti berlangganan Telkom Speedy, karena pindah rumah dan telpon telkom saya tinggal.
Awal Mei
mulai berlangganan Telkomsel Flash Unlimited Paket Reguler menggunakan Kartu Hallo yang saya miliki.
Untuk komunikasi saya beli baru kartu Simpati 0821xxxxxx
17 Juni
mencoba 4G sitrawimax, ternyata Oke banget.
18 Juni
Layanan telkomsel saya nonaktifkan, karena saya ingin beralih ke layanan 4G sitrawimax. Saya menggunakan prosedur berhenti berlangganan melalui SMS : UL OFF ke 3636, dan mereplynya dengan menjawab UL YA.
Lalu saya pastikan pula dengan mencoba test modemnya untuk koneksi, hasil clear … koneksi udah gak bisa.
19 Juni
Koneksi trial dari 4G sitra wimax error. Modem error.
20 Juni
Balik lagi koneksi pakai telkomsel. Kali ini beli kartu prabayar perdana baru untuk koneksi flash unlimited 50.000. Kartu Hallo dilepas dari modem dan disimpan di laci.
27 Juni
Tukar Modem Sitrawimax di Fatmawati.
28 Juni ~ sekarang
Mulai koneksi pakai 4G sitrawimax. Oke banget.
Nah berdasar ingatan terbatas versi saya ini maka saya sudah merasa yakin bahwa saya tidak lagi akan dikenankan charge layanan internet unlimited pascabayar telkomsel Kartu Hallo mulai bulan juli dst. Kecuali untuk pemakaian bulan Juni yang sudah saya bayar ditagihan bulan Juli.
Lantas kenapa bulan Agustus saya masih terkena charge internet?
Untuk mengurai keheranan saya ini berikut yang saya lakukan,
8 Agustus
Menghubungi call center telkomsel di 02121899811
Saya diterima customer servis tapi dengan jawaban yang membuat saya semakin heran.
“Paket internet Bapak masih aktif”
.. eh?!
Saya komplain tapi tetap tidak membuahkan hasil yang menyenangkan.
9 Agustus
Saya Penasaran. Saya coba pasang lagi kartu hallo saya di Hp dan cek UL INFO ke 3636.
Hasilnya saya mendapat reply seperti ini:
“Sisa Fair Use Packet TSELFlash Unlimited Bulanan anda 1038 MB Berlaku s/d 30-06-2011 hingga pukul 23:59”
Perhatikan bulannya … 06 .. itu jelas maksudnya bulan JUNI bukan?
Saya telpon lagi Callcenter Telkomsel di 02121899811
Diterima cs yang berbeda. Kembali komplain tapi tetap hasilnya sama , “Paket internet Bapak masih aktif”.
Dan saya sadar bahwa saya tidak mungkin menang bila saya bertahan atau memperpanjang urusan, maka saya memilih untuk “Ya Sudahlah”, meskipun tidak mudah.
Dengan perasaan gado-gado, saya sampaikan bahwa saya akan bayar tagihannya tapi saya minta agar paket layanan internet kartu hallo saya dimatikan per hari itu juga. Tagihan tetap akan saya bayar. 2x Rp.225.000 plus ppn 10%, yang mesti saya bayar di bulan Agustus dan September nanti.
Sebelum saya tutup, saya mencoba bertanya:
“mbak, sebetulnya untuk berhenti berlangganan via SMS UL OFF itu bisa gak sih mbak?”
CS menjawab: “Ya sebetulnya kalo untuk pelanggan hallo tidak bisa Pak, itu lebih untuk pelanggan kartu prabayar.”
Oh?!
10 Agustus
Saya sungguh tidak ingin kecele berkelanjutan. Maka saya telpon lagi call center Telkomsel di 02121899811. Untuk memastikan bahwa paket berlangganan internet saya sudah dimatikan.
Dan lagi sebelum saya tutup. Saya tanyakan hal yg sama seperti kemarin:
“mbak, sebetulnya untuk berhenti berlangganan via SMS UL OFF itu bisa gak sih mbak?”
CS berbeda menjawab: “Kadang bisa kadang memang gak bisa pak.”
Ah!
Demikian saudara-saudara.Postingan ini saya buat sekedar berbagi cerita.
Dari pengalaman ini penyebabnya buat saya jelas:
- Pertama, saya kurang sodaqoh
- Kedua, kemungkinan sistem di telkomsel khususnya prosedur berhenti berlangganan visa SMS UL OFF belum berfungsi sebagaimana mestinya. Meskipun ini adalah salah satu prosedur yang disarankan seperti tertera di web Telkomsel http://www.telkomsel.com/product/telkomsel-flash/661-Paket-Telkomsel-Flash.html
Dan dari pengalaman saya ini, maka saya ingin berbagi kepada anda semua siapa saja yang berlangganan paket internet unlimited Pasca Bayar Kartu Hallo.Khususnya untuk Anda yg tinggal di Jakarta dan sekitarnya Jika anda akan berhenti sebaiknya anda hubungi langsung call center Telkomsel di 021-21899811 atau anda datang langsung ke Grapari atau Gerai Kartu hallo di kota Anda.
Demikian,
Semoga bermanfaat, dan semoga menjadi perhatian KAng Sule .. tulung .. tuluuuunngggg
Wassalam,
